Gaya Hidup

Gaya Hidup

Libur Lebaran PIM Hadirkan Flying Trapeze Dari Rusia

 

Litefmjakarta.com, Jakarta - Pondok Indah Mall (PIM) kembali menghadirkan pertunjukan kelas dunia, Flying Trapeze, dan tiga wahana seru bagi anak-anak yaitu Spider Tower, The Archery, dan 9D Virtual Simulator dalam rangka menyemarakkan Idul Fitri dan liburan sekolah.

Eka Dewanto, General Manager PIM mengatakan, sebagai bagian dari komitmen PIM menjadi trend setter gaya hidup urban Jakarta, pihaknya ingin terus memberikan pertunjukan berkualitas kelas dunia bagi para pengunjung.  

“Secara khusus PIM mengundang The Nikolaevs, tim flying trapeze yang terdiri dari para pemain profesional dan berpengalaman. Kami berharap dengan adanya pertunjukan ini, pengunjung dapat mengisi liburan sekolah dan Idul Fitri bersama keluarga di Pondok Indah Mall,” ungkap Eko kepada wartawan di Jakarta, Kamis, (22/6/217).

The Nikolaevs berasal dari Rusia dan telah sukses menghibur penonton di Indonesia, Jepang, Spanyol, dan Jerman. The Nikolaevs terbentuk sejak 2003 dan terdiri dari enam atlit kelas dunia, yakni master kelas dunia bidang olahraga akrobatik dan master bidang olahraga senam.

Team leader The Nikolaevs, Andre Evtushenko telah memimpin tim untuk melakukan berbagai trik menantang, yaitu empat lompatan khusus dan tiga lompatan khusus menyamping dari ketinggian 30 meter. Pada 2006, tim ini juga berhasil meraih penghargaan tertinggi dalam Festival Sirkus di Korea.

Andre Evtushenko, Team Leader The Nikolaevs mengatakan, Flying trapeze adalah atraksi akrobat yang memerlukan latihan intensif karena menyangkut keselamatan pemainnya.

“Kami akan menyajikan pertunjukan dengan tingkat kesulitan lebih tinggi, yaitu dengan menampilkan empat level akrobatik, berbeda dari penampilan biasa yang hanya menggunakan tiga level. Penonton akan merasakan ketegangan ketika pemain melakukan special triple roll trapeze dan terjun dari ketinggian 30 meter. Kami sangat menantikan untuk tampil memberikan seni pertunjukan akrobatik berkualitas di hadapan pengunjung PIM,” ujar Andre.

Lebih lanjut Eka Dewanto menjelaskan, selain flying trapeze, PIM juga mempersembahkan wahana permainan Spider Tower, The Archery, dan 9D Virtual Simulator. Spider Tower adalah menara panjat setinggi 6 meter dan terdiri dari 7 level.

Ketinggian Spider Tower menjadikannya wahana yang sangat menantang bagi para pemain, namun tetap aman digunakan terutama untuk anak-anak karena konstruksi menara terbuat dari bantalan elastis. Spider Tower juga dilengkapi dengan trampolin sehingga menambah keseruan bermain.”

“Selain itu, pengunjung juga dapat merasakan serunya memanah di dalam mall dengan bermain di arena The Archery. Pengunjung tidak perlu khawatir akan aspek keamanan karena ujung panah terbuat dari busa, sehingga tidak akan menimbulkan cidera pada pemain karena menggunakan safety standard USA.  Sedangkan di wahana 9D Virtual Simulator pengunjung bisa mendapatkan pengalaman menonton film yang lebih nyata dan hidup. Melalui 9D Virtual Simulator, pengunjung akan merasa seakan-akan berada di dalam film dengan adanya sentuhan animasi, suara, dan efek gerak yang dramatis,” tutup Eka.

Wahana permainan Spider Tower, The Archery, dan 9D VR Simulator dibuka setiap hari sejak 12 Juni – 9 Juli 2017. Pengunjung akan dikenakan biaya tiket sebesar Rp50.000 – Rp60.000 per orang. Sedangkan pertunjukan flying trapeze oleh The Nikolaevs dapat dinikmati mulai 22 Juni – 9 Juli 2017 di Atrium Pondok Indah Mall 2. Pengunjung dapat datang pada hari Senin–Kamis pukul 19.00 atau Jumat-Minggu pukul 16.00 dan 19.00. Pengunjung tidak dipungut biaya untuk menyaksikan pertunjukkan ini.

 

Aktifitas Fisik Rutin Hidari Penyakit Tidak Menular

 

Litefmjakarta.com, Jakarta  –  Penyakit tidak menular (PTM) umumnya disebabkan oleh gaya hidup tidak sehat, salah satunya adalah kurang aktivitas fisik. Padatnya kesibukan serta mobilitas yang tinggi membuat masyarakat kurang mengalokasikan waktu untuk berolahraga.

“Kehadiran teknologi canggih juga semakin memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan, sehingga aktivitas yang membutuhkan gerak tubuh pun semakin berkurang,” kata Lily Sriwahyuni Sulistyowati  Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan di Jakarta, Rabu (14/6/2017).

Dijelaskan, kurangnya aktivitas fisik pun mengakibatkan tren PTM berubah, yang awalnya hanya diderita oleh kelompok usia lansia, namun kini sudah ditemukan di kelompok usia muda (0-15 tahun) dan kelompok usia produktif (15-65 tahun).

Rutin beraktivitas fisik dapat memberikan manfaat baik bagi tubuh, di antaranya adalah mencegah penyakit, meningkatkan stamina, menguatkan dan menyehatkan, meningkatkan fleksibilitas, mengontrol berat badan, serta meningkatkan kualitas hidup.

Meski disibukkan dengan berbagai kegiatan dan mobilitas tinggi, aktivitas fisik dapat dilakukan dengan mudah baik di rumah, di tempat kerja, di tempat umum, maupun di perjalanan.

“Aktif bergerak di rumah dapat dilakukan dengan melakukan pekerjaan rumah sendiri, berkebun atau membersihkan halaman, bermain bersama anak, dan mengasuh anak. Aktif bergerak di tempat kerja dapat dilakukan dengan menggunakan tangga daripada lift dan mengikuti kegiatan senam bersama di kantor,”ujarya.

Selain itu, lanjut Lily,  aktif bergerak di tempat umum dapat dilakukan dengan tetap berjalan walaupun di eskalator, memanfaatkan taman kota untuk beraktivitas fisik, perbanyak bermain di ruang terbuka (basket, bulu tangkis, bersepeda), ujar Lily.

“Aktif bergerak di perjalanan dapat dilakukan dengan bersepeda ke sekolah atau kantor, berhenti 1-2 halte sebelum tempat dituju, dan parkir di tempat yang agak jauh dari lokasi dituju,” tutupnya.(

Berdasarkan Riskesdas 2013, angka kejadian penyakit tidak menular (PTM) semakin meningkat dan menjadi penyebab kematian terbesar di Indonesia. Penyakit itu antara lain hipertensi (25,8%), obesitas (15,4%), stroke (12,1%), diabetes melitus (2,3%), penyakit jantung koroner (1,5%), dan gagal ginjal kronis (0,2%). (red)

 

Hansaplast Menerima Sertifikasi Halal MUI

 

Litefmjakarta.com, Jakarta  – Hansaplast menerima Sertifikasi Halal dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-Obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI). Sertifikasi ini berlaku untuk 20 varian Hansaplast yang diproduksi di pabrik PT Beiersdorf Indonesia di Malang, Jawa Timur.

Setiawan Saputra, Marketing Manager Hansaplast PT Beiersdorf Indonesia, mengatakan,  pihaknya memahami kebutuhan konsumen di Indonesia yang menginginkan produk yang aman digunakan. Sertifikasi Halal ini merupakan wujud komitmen Hansaplast dalam menyediakan produk dengan standar kualitas tinggi dan memenuhi persyaratan halal.

                “Untuk tahap awal, varian yang mendapatkan Sertifikasi Halal adalah yang berbahan kain dan produksi lokal termasuk Hansaplast Koyo, Hansaplast Medical Plaster, Hansaplast Roll Plaster, Hansaplast Kain Elastis, dan Hansaplast Fun. Ke depannya, PT Beiersdorf Indonesia akan proses sertifikasi halal untuk varian Hansaplast lainnya,” tambah Setiawan.

                Regulatory Affair Manager PT Beiersdorf Indonesia, Murni Harningsih menjelaskan, proses Sertifikasi Halal oleh Hansaplast dimulai sejak November 2016 melalui sistem CEROL dan memakan waktu kurang lebih 18 minggu.

“Karyawan telah mendapatkan pelatihan seputar halal dari pihak LPPOM MUI dan internal, sehingga implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH) pada fasilitas produksi Hansaplast dapat disiapkan dengan baik sesuai arahan SJH 23000 dari LPPOM MUI, ujarnya”

Wakil Direktur LPPOM MUI, Ir Osmena Gunawan menyatakan apresiasinya terhadap Hansaplas. Menurutnya, MUI sangat menghargai komitmen Hansaplast dalam menjalankan Sistem Jaminan Halal secara transparan dan kooperatif, melalui sejumlah persyaratan ketat sesuai aturan yang berlaku di negara Indonesia.

“Kami berharap langkah Hansaplast ini dapat menjadi referensi bagi brand lain yang belum menjalani proses sertifikasi halal, ujarnya”

Varian Hansaplast yang mendapat Sertifikasi Halal akan dilengkapi dengan logo Halal dan mulai beredar di pasaran secara bertahap pada Bulan Juli – Agustus 2017, berdasarkan prosedur yang telah dikonsultasikan dengan pihak LPPOM MUI.

“Dengan Sertifikasi Halal ini, kami mengharapkan kepercayaan konsumen terhadap Hansaplast meningkat karena produk yang digunakan memiliki manfaat dan kualitas tinggi sekaligus halal,” tutup Setiawan Saputra.

Cegah Gangguan Mulut dan Tenggorok Dengan Gargle 2 Kali Sehari Saat Sahur dan Berbuka,

Litefmjakarta.com, Jakarta  –   Pada saat puasa, risiko kontaminasi kuman penyebab infeksi tenggorok maupun daerah mulut menjadi lebih tinggi karena berkurangnya produksi air liur yang berperan sebagai antiseptik alami dalam mulut . 

Dengan berkurangnya produksi air liur, mulut menjadi lebih kering sehingga kuman lebih gampang berkembang biak sehingga risiko infeksi meningkat. Gangguan infeksi ini dapat menyebabkan bau mulut, sariawan, sakit tenggorok bahkan mengalami influenza saat puasa.

Untuk menjaga kesehatan rongga  mulut dan tenggorok, salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan bergargle menggunakan antiseptik 2 kali sehari untuk mengendalikan pertumbuhan bakteri, virus dan jamur di daerah mulut dan tenggorok.

Ketua Divisi Laring Faring Departemen THT FKUI/RSCM, dr. Syahrial M.Hutauruk, SpTHT-KL(K) menyatakan, pada saat puasa, jumlah air liur di mulut kita berkurang karena adanya kekurangan asupan cairan, sehingga kontaminasi bakteri dan virus menjadi semakin mudah terjadi. Hal ini disebabkan oleh kurangnya lapisan air liur di mulut yang seharusnya dapat melawan bakteri.

Oleh karena itu, kesehatan daerah mulut harus lebih diperhatikan dengan mencermati jenis makanan yang dikonsumsi saat puasa dan juga menjaga kondisi flora bakteri baik yang normal terdapat dalam mulut.

“Jenis-jenis makanan yang dapat menimbulkan gangguan mulut dan tenggorok seperti makanan berminyak, berlemak dan berkadar gula tinggi harus dikurangi konsumsinya. Selain itu, pencegahan juga dapat dilakukan  dengan melakukan gargle  dari rongga mulut sampai pangkal tenggorok menggunakan obat kumur antiseptik.”ujarnya.

Ketika risiko infeksi meningkat seperti pada saat sakit atau ketika flora mulut terganggu, melakukan gargle dengan Povidone-Iodine terbukti secara klinis dalam  dapat membunuh kuman penyebab gangguan tenggorok dan mulut juga mencegah penyebarannya .

Berdasarkan hasil riset,  melakukan gargle selama 30 detik menggunakan cairan antiseptik Povidone-Iodine dapat menjaga flora normal daerah rongga mulut dan tenggorok  . Pada saat bulan puasa masyarakat direkomendasikan untuk melakukan gargle 2 kali sehari, yakni saat Sahur setelah selesai makan dan sebelum tidur untuk mengurangi risiko pertumbuhan jamur, bakteri dan virus di daerah mulut dan tenggorok.

Educator and Trainer Mundipharma, Merry Sulastri menyatakan, Povidone – Iodine terbukti dapat mengurangi jumlah kuman pada rongga mulut sebanyak 99%  dengan efektivitas tinggi dan dalam waktu singkat.

“Kami menganjurkan pada masyarakat untuk melakuka gargle sampai tenggorok memakai cairan kumur yang mengandung Povidone – Iodine untuk menjaga kesehatan saat puasa. BETADINE® Obat Kumur mengandung 1% Povidone – Iodine yang efektif teruji secara klinis dan aman digunakan pada rongga mulut dan juga daerah tenggorok . “jelasnya.

Selain dengan berkumur dan gargle, gangguan tenggorok pada saat puasa dapat dicegah dengan mengkonsumsi cukup air putih, mengurangi makanan berminyak, berlemak dan tinggi kadar gula, memiliki pola makan seimbang, berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol dan memastikan kebersihan mulut selalu terjaga.(red)

Sambut Ramdhan, Bank DKI Santuni 5.600 Anak Yatim Senilai Rp 1,68 Miliar

 

Litefmjakarta.com, Jakarta – Sebagai wujud dari program tanggung jawab sosial sekaligus menyambut bulan Ramadan 1437 H, Bank DKI memberikan santunan uang tunai kepada 5.600 anak yatim yang berasal dari seluruh wilayah DKI Jakarta. Santunan ini secara rutin diberikan tiap tahunnya setiap bulan Ramadan. Tahun ini jumlah total santunan mencapai Rp 1,68 miliar.

Penyerahan santunan diserahkan secara simbolis oleh Direktur Bisnis Bank DKI, Antonius Widodo dan Direktur Kepatuhan Bank DKI, Budi Mulyo Utomo bersama dengan Kepala Bidang Usaha Transportasi Properti dan Keuangan BP BUMD DKI Jakarta, Ahmad Ghifari di Jakarta, Jumat (9/6/3017).

Direktur Kepatuhan Bank DKI, Budi Mulyo Utomo mengatakan Sumber dana santunan berasal dari dana zakat dan infaq karyawan Bank DKI yang selama ini dikelola oleh Unit Pengelola Zakat (UPZ) Bank DKI.

Adapun teknis pemberian santunan disampaikan melalui yayasan-yayasan pengelola anak yatim.

"Jumlah ini terus meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Bidang Usaha Transportasi Properti dan Keuangan BP BUMD DKI Jakarta, Ahmad Ghifari mengatakan, pihaknya menyambut baik kegiatan Buka Bersama karyawan Bank DKI dengan anak yatim piatu tersebut.

“Diharapkan Bank DKI dapat terus meningkatkan kinerjanya, dan mendukung program-program Pemprov DKI Jakarta,  terutama pada program-program yang memiliki keterkaitan terhadap pemberdayaan kesejahteraan masyarakat termasuk di antaranya pemberian kredit kepada usaha mikro,” tuturnya.

 

Sepanjang tahun 2017 ini, Bank DKI telah melaksanakan sejumlah kegiatan CSR termasuk diantaranya pemberian zakat perusahaan dan karyawan sebesar Rp 560 juta kepada BAZIS DKI Jakarta.

Budi Mulyo turut mengajak kepada warga DKI Jakarta untuk menyetorkan Zakat, Infaq dan Shodaqoh di rekening BAZIS DKI Jakarta di Bank DKI dengan No. Rek 108.03.00099.2 dan rekening Bank DKI Syariah dengan No. Rek 701.700333.1 (infaq dan shodaqoh), serta No. Rek 701.700.300.2 (zakat) ataupun melalui fitur pembayaran zakat di ATM Bank DKI. (red)

FIF Group Luncurkan Program Amitra Berbagi Berkah

 

Iitefmjakarta.com, Jakarta – Amitra, brand dari PT Federal International Finance (FIF Group) terus berupaya meningkatkan layanan pembiayaan syariah.

Dalam mewujudkan hal itu, Amitra meluncurkan program “Amitra Berbagi Berkah” untuk para konsumen Amitra diseluruh Tanah Air yang mengajukan pembiayaan.

Presiden Direktur FIF Grup, Margono Tanuwijaya mengatakan, salah satu andalan Amitra adalah pembiyaan ibadah umrah ke Tanah Suci. Sejak diluncurkan pada akhir tahun 2015, Amitra sudah memberangkatkan ratusan konsumen baik umrah reguler maupun umrah plus.

Dalam progam “Amitra Berbagi Berkah” ini setiap konsumen yang telah disetujui untuk menunaikan ibadah umrah akan mendapatkan poin yang nantinya akan diundi.

“Kami berharap di tahun 2017, Amitra bisa melayani lebih banyak lagi masyarakat Indonesia terutama dalam membantu masyarakat dalam mewujudkan impiannya beribadah ke Tanah Suci,” ujar Margono dalam peluncuran Progam “Amitra Berbagi Berkah” di Jakarta, Senin (5/6/2017).

Sementara Presiden Direktur Amitra, Zulkarnaen Prasetya mengatakan, Program undian berlaku 1 Juni sampai 31 November 2017.  Amitra Berbagi Berkah  menyediakan beragam hadiah diantaranya lima paket umrah dan empat sepeda motor.

Zulkarnaen mengungkapkan, Amitra berkomitmen untuk memberikan fasilitan pembiayaan syariah bagi masyarakat Indonesia dengan fasilitan layanan terbaik.

“Sesuai dengan misi FIF Grup, kami berkomitmen untuk senantiasa membawa kehidupan yang lebih baik lagi bagi masyarakat. Oleh karena itu kami memberikan inovasi baru salah satunya melalui program Amitra Berbagi Berkah,” tutur Zulkarnaen.

Amitra Berbagi Brkah rencananya akan melakukan roadshow dengan menyambagi enam kota besar di tanah air, mulai dari Sumatera, Bandung, Medan, Pekanbaru, Makassar dan Jakarta. (red)

SGM Sediakan Tempat Mudik Nyaman untuk Bunda dan si Kecil

 

Litefmjakarta.com, Jakarta - Mudik atau pulang ke kampung halaman sudah menjadi tradisi sebagian besar warga Indonesia saat libur hari raya. Di tengah padatnya arus lalu lintas saat mudik, tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Bunda dan si Kecil untuk bisa menjalani tradisi mudik dengan nyaman dan menyenangkan.

Untuk itu, SGM Bunda dan SGM Eksplor akan menggelar program mudik TEMAN (Tempat Mudik Nyaman) SGM Bunda dan SGM Eksplor pada periode 19 Juni hingga 2 Juli 2017 di 6 titik rest area di jalur Pantura.