• Ekonomi
  • Posted
  • Read 175 times

Tekan TKI Ilegal: Pemerintah Harus Berdayakan Ekonomi Desa

 

Litefmjakarta.com, Jakarta - Kebijakan penghentian pengiriman TKI pekerja rumah tangga (PRT) ke 21 negara di Timur Tengah justru menyuburkan pengiriman TKI PRT ilegal. Demikian dikatakan Edi Hardum, penulis buku “Perdagangan Manusia Berkedok Pengiriman TKI” dalam acara diskusi dan bedah bukunya di Jakarta, Kamis (6/4/2017).

Menurut Edi, setiap bulan minimal sebnyak 10.000 TKI pekerja rumah tangga (PRT) ilegal dikirim ke luar negeri melalui jalur perorangan. Ini membuktikan kebijakan penghentian pengiriman TKI ke-21 negara itu justru menyuburkan pengiriman TKI PRT ilegal.

“Kebijakan tersebut tidak menyelesaikan masalah bangsa kalau tidak diikuti dengan usaha membangkitkan perekonomian masyarakat terutama di kantong-kantong TKI,” jelasnya.

            Karena itu, lanjut Edi, pemerintah harus memberdayakan ekonomi masyarakat desa, terutama di daerah-daerah yang selama ini menjadi sumber TKI ke luar negeri.

“Pemerintah harus giat melakukan pelatihan dan pendidikan wirausaha untuk masyarakat,seperti melatih dan mendidik untuk menjahit, menenun, membuat bakso, dan lain sebagainya,”jelasnya.

Edi menambahkan, hal terpenting adalah aparat penegak hukum harus menghukum orang tua yang mengijonkan anak perempuannnya untuk dinikahkan kepada pria berduit. Orang tua seperti ini harus dijerat dengan UU 23 / 2002 tentang Perlindungan Anak. Polri juga harus tegas menerapkan UU 21/2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan UU 39/2004 tentang Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri.

Dalam acara bedah buku tersebut tampil sebagai pembicara dan pembedah buku antara lain Direktur Justice, Peace, Integrity and Creation (JPIC) OFM, Peter Aman; Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo; Dirjen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja, Kemnaker, Maruli A Hasoloan; Ketua Umum Asosiasi Jasa Tenaga Kerja Indonesia (APJATI), Ayub Basalah. (rah)

           

(0 votes)

Penyiar

  • Arsi
    Arsi
  • Sogi
    Sogi
  • Martha
    Martha
  • Liza Harun
    Liza Harun
  • Rani
    Rani
  • Lody
    Lody
  • Tika
    Tika
  • Diandra Canti
    Diandra Canti
  • Elang
    Elang